Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Minggu, 23 Oktober 2011

Upaya Mengurangi Risiko Kanker Payudara

Kasus kanker payudara di Amerika Serikat tertinggi di dunia, mencapai 112,6 per 100.000 orang. Di Inggris, kanker payudara adalah jenis penyakit paling umum menyerang wanita. Setiap tahun sekitar 47.000 perempuan Inggris didiagnosis dengan penyakit ini dan sekitar 341 orang laki-laki juga.

Medicalnewstoday menyebutkan, angka kanker payudara telah meningkat dari tahun ke tahun. Diyakini bahwa faktor nutrisi dan gaya hidup, seperti konsumsi alkohol yang berlebihan, diet tinggi lemak, diet rendah serat, dan obesitas, berperan dalam risiko kanker payudara. .

Mariette Abrahams, juru bicara ahli gizi freelance terdaftar, menjelaskan, saat ini semakin tinggi permintaan bagaimana upaya mencegah kanker payudara dan perawatan sejak dini.

"Di masa depan, kita mungkin dapat memberikan saran diet yang lebih pribadi untuk individu yang telah mewarisi varian gen yang meningkatkan risiko mengembangkan kanker payudara," kata Abrahams.

Namun sebagai upaya pencegahan dini, berikut beberapa cara mengurangi risiko kanker payudara:

1. Kontrol berat badan.

Pastikan Anda melakukan latihan fisik secara teratur, dan memilih makanan sehat, seperti buah-buahan dan sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan produk susu rendah lemak, sehingga berat badan Anda bisa dikontrol.

2. Lebih banyak konsumsi vegetarian
Makan lebih banyak buah dan sayuran, serat, kacang-kacangan, seperti kedelai, karena diketahui bisa menurunkan risiko terkena kanker payudara. Cobalah untuk makan setidaknya 5 porsi sehari. Kunjungi ahli gizi Anda untuk membantu cara sederhana memasukkan lebih banyak buah dan sayuran dalam diet Anda.

3. Turunkan asupan lemak jenuh

Hindari makanan lemak jenuh terutama dari produk hewani, dan gantikan dengan lemak baik yang ditemukan dalam alpukat, minyak zaitun, kacang-kacangan, dan salmon.

4. Kurangi Garam dan asupan gula

Kurangi asupan garam dalam setiap makanan Anda dan hindari mengkonsumsi kue, kue kering, dan biskuit karena mengandung gula halus.

5. Perhatikan konsumsi alkohol Anda

Wanita yang mengkonsumsi terlalu banyak alkohol secara teratur memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara. Untuk menurunkan risiko, Anda direkomendasikan untuk mengkonsumsi hanya 2-3 unit per hari, atau 14 unit per minggu. Satu unit adalah sama dengan setengah gelas standar minum anggur atau 175ml.

Faktor lain juga dapat mengurangi risiko kanker payudara, seperti menyusui, cukup mengkonsumsi vitamin D, dan tidak merokok.

http://shintiastory.blogspot.com

Sakit Gigi Sebabkan Kematian

Kyle Willis, seorang laki-laki berumur 24 tahun dari Ohio, Amerika, meninggal dunia karena infeksi gigi. Menurut stasiun TV WLWT, gigi geraham Kyle mulai sakit dua minggu sebelumnya, dan dokter gigi menganjurkan untuk dicabut. Tapi, Kyle adalah seorang single father tanpa asuransi kesehatan (di Amerika sulit dan mahal untuk melakukan beberapa prosedur kesehatan tanpa asuransi). Sakit yang dirasakan Kyle kemudian merambat ke kepala dan bengkak di bagian wajah, yang membuat dia memutuskan untuk ke Unit Gawat Darurat. Di sana dokter menganjurkan Kyle untuk menebus resep antibiotik dan pain killer, tapi dia hanya sanggup untuk membayar satu jenis obat saja dan yang dipilih adalah penghilang rasa sakit. Rasa sakitnya memang menghilang, tapi infeksinya terus menjalar – dan akhirnya menyerang otak dan menyebabkan otak Kyle membengkak.
Dr. Irvin Silverstein seorang dokter gigi dari Universitas California mengatakan kalau apa yang dialami Kyle bukan hal yang jarang terjadi. “Orang jarang menyadari kalau penyakit gigi bisa menyebabkan penyakit yang lebih serius. Masalahnya bukan hanya pada penampilan. Banyak orang yang pada akhirnya meninggal karena penyakit gigi. Dan ironisnya, penyakit gigi adalah jenis yang paling bisa disembuhkan bahkan dihindari.”
So, Fimelova, jangan pernah meremehkan sakit gigi. Serta jangan lupa melakukan perawatan gigi secara teratur, minimal setiap 6 bulan sekali.

http://shintia.blogspot.com

Apakah Penyebab Timbulnya Kista?

Pertanyaan :
Dok, saya hendak bertanya hal berikut ini, saya gadis berusia 22 tahun, sekarang mengidap kista (5cm) sudah hampir 1 tahun ini. Saya juga merasakan pedih atau sakit saat buang air kecil. Selain itu hormon darah putih saya sebanyak 19.000 (yang biasanya orang normal 5.000-10.000) yang diketahui melalui cek darah dan urin. Yang ingin saya tanyakan, apakah penyebab timbulnya kista/ pola hidup seperti apakah yang harus saya jalankan? Apakah kista itu bisa timbul kembali? Terima kasih dok

Risti, 22 tahun - Tj Priok

Jawaban :
Hi Mbak Risti, setelah membaca pertanyaan yang disampaikan saya turut bersimpati sebelumnya. Bila kemudian diuraikan atas masalah yang dialami oleh Mbak Risti, maka Kista ovarium (indung telur) secara umum disebabkan karena penimbunan cairan pada indung telur itu sendiri. Pada beberapa kasus penimbunan cairan itu berhenti dengan sendirinya, sehingga kista yang diderita tidak bertambah besar.
Sementara pada beberapa kasus-kasus lain, penimbunan cairan terjadi terus menerus sehingga kista yang timbul semakin lama semakin membesar. Kandungan cairan dari kista itu sendiri juga harus diperhatikan sehingga “folow-up” terhadap kista tersebut sangat penting dilakukan. Semua wanita dengan alat reproduksi yang normal (rahim dan indung telur) dapat terkena penyakit seperti mioma pada rahim dan kista pada indung telur.
Kadar sel darah putih yang tinggi menandakan terdapatnya infeksi, dan bila hasil pemeriksaan laboratorium tersebut digabungan dengan keluhan yang dirasakan seperti pedih saat buang air kecil, sangat dimungkinkan Mbak Risti menderita infeksi saluran kemih, dalam hal ini perlu dilakukan pemeriksaan fisik lanjutan tentunya.
Penyakit tersebut dapat timbul kembali walaupun mioma atau kista tersebut sudah pernah ditangani/ dioperasi. Khususnya terkait dengan kondisi yang dialami oleh Mbak Risti, akan lebih baik bila dilakukan konsultasi langsung kedokter spesialis kandungan serta kebidanan agar dapat mengatasi masalah yang muncul serta memberikan arahan tindakan terkait.
Pola hidup yang baik seperti makan teratur dengan jenis makanan yang sehat, asupan minum air putih sesuai, berolahraga serta istirahat yang cukup dan menjaga kebersihan atas organ-organ reproduksi dapat membantu dalam menjaga kesehatan Mbak Risti tentunya. Semoga jawaban ini dapat membantu ya, terima kasih-salam. (RS)

http://shintiastory.blogspot.com

Kamis, 20 Oktober 2011

Mau Aman Jalani Terapi Ikan? Ikuti Tipsnya

Meski berisiko terserang HIV dan Hepatitis C, namun bukan berarti fish spa alias terapi ikan sama sekali tidak baik bagi tubuh kita. Asalkan salon yang menyediakan perawatan terapi ikan ini betul-betul menerapkan standar kebersihan dan kesehatan bagi pelanggannya.
Dr Hilary Kirkbride, konsultan epidemiologi dari HPA, menyarankan agar salon yang menyediakan perawatan pedicure ini, memastikan kondisi kesehatan pengunjung untuk mencegah munculnya risiko penularan penyakit. Kaki pengunjung sebaiknya tidak mengalami luka terbuka atau penyakit kulit apa pun. Selain itu, air di dalam tangki sebaiknya diganti setiap kali digunakan oleh satu orang.
Perawatan fish spa dilakukan untuk membuang sel-sel kulit mati pada bagian kaki. Untuk melakukannya, kita akan diminta mencelupkan kedua kaki ke dalam air di mana terdapat ratusan ikan kecil bernama Garra Rufa yang akan menggigiti kulit mati dari kaki. Seusai melakukan terapi ini selama sekitar 20 menit, kaki kita diyakini akan menjadi halus karena bagian-bagian yang kasar sudah dimakan oleh ikan.
Agensi yang bertugas melindungi masyarakat dari ancaman penularan penyakit tersebut mendapati, bahwa tangki air berisi ratusan atau ribuan ikan tersebut mengandung mikroorganisme. Masalah bisa timbul akibat bakteri yang dipindahkan oleh ikan-ikan dari air di dalam tangki tersebut, atau dari satu pengguna ke pengguna lain jika airnya tidak diganti.
Nah, bila standar higienitas ini diikuti oleh salon-salon yang mengoperasikan perawatan ini, bisa dipastikan tak ada masalah yang perlu ditakuti. Untuk Anda sendiri, sebaiknya amati dulu standar kebersihan pada salon langganan Anda sebelum menjalani perawatan.

http://shintiastory.blogspot.com

Awas...Terapi Gigit Ikan Juga Berisiko bagi Kesehatan, Lho

Terapi ikan, Anda mengenalnya kan? Terapi yang tengah menjadi tren di sejumlah negara termasuk Indonesia ini melibatkan ikan kecil untuk menggigit sel-sel kulit mati. Klien cukup mencelupkan kaki mereka ke kolam dangkal penuh dengan ratusan ikan kecil Garra Rufa, kemudian membiarkan sang ikan 'bekerja' menggigiti lapisan kulit mati Anda.
Namun, berhati-hatilah. Orang-orang dengan sistem kekebalan yang lemah atau luka terbuka berisiko tertular infeksi melalui terapi ini. Adalah organisasi Health Protection Agency (HPA) yang mengingatkan hal ini dan menyarankan orang dengan diabetes atau psoriasis untuk tak melakukaan terapi ini.
Bahkan, juru bicara HPA menyebut risiko paling 'menyeramkan' dari terapi ini, yaitu kemungkinan tertular hepatitis atau HIV/AIDS.
Dr Hilary Kirkbride, konsultan ahli epidemiologi di HPA, menyatakan  infeksi dapat ditularkan dalam berbagai cara - dari ikan ke orang selama proses menggigit, dari kontak dengan air yang terkontaminasi, atau dari orang ke orang melalui berbagi tangki yang sama.
Di Inggris, terapi ini tengah populer. Di salon-salon, spa ikan, demikian diistilahkan, dibanjiri pelanggan.
Spa ikan telah dilarang di beberapa negara bagian AS.
Meskipun peringatan terakhir, perlakuan memanjakan telah dianut oleh para
Beberapa selebriti dan bintang olahraga juga menjadi pelanggannya, termasuk pemain sepak bola Manchester City Vincent Kompany, dan presenter TV kondang Amy Childs dan James Argent.

http://shintiastory.blogspot.com

Derita Sakit Gigi

Sakit gigi dapat membuat hidup sengsara. Baik yang berupa nyeri berdenyut terus-menerus, atau tajam menusuk tiba-tiba ketika kita makan atau minum. Semua gejala tersebut menunjukkan, salah satu gigi kita tidak sehat seperti seharusnya.

Artinya, saatnya mengunjungi dokter gigi dan diperiksa.
Tetapi banyak orang mencoba menunda-nunda kunjungan ke dokter gigi (dengan berbagai alasan). Sebenarnya hal ini tidak bijak, sebab makin cepat penyebab sakit gigi diketahui, makin cepat pula gigi bisa dirawat.

Gigi kita dilindungi oleh permukaan luar yang keras (enamel) dan di bawahnya ada lapisan yang disebut dentin. Plak yang terbentuk pada gigi kita bereaksi dengan makanan manis sehingga menimbulkan asam — yang kemudian mengikis enamel pada gigi kita dan menyebabkan pembusukan.

Pembusukan adalah sumber utama sakit gigi. Jika gigi tidak teratur dibersihkan dari plak, maka asam yang mengikis enamel tadi lama-lama bisa menghasilkan lubang — yang bisa bertambah besar. Akhirnya, lubang tadi bisa mencapai rongga pulpa gigi bagian dalam dan menyebabkan infeksi gigi secara keseluruhan. Termasuk jaringan pendukung gigi.

Oleh karena itu, mengunjungi dokter gigi Anda amatlah penting untuk dua alasan. Pertama, agar dokter gigi Anda dapat melihat dan membersihkan plak yang menumpuk. Kedua, agar dokter gigi dapat mendeteksi lubang pada gigi sejak dini, dan menambalnya sebelum makin besar dan serius.

Sementara itu, apa yang bisa Anda lakukan untuk mencegah sakit gigi?

Membersihkan plak yang menumpukCara terbaik untuk membersihkan plak adalah dengan menyikat gigi secara teratur. Anda harus menyikat gigi dua kali setiap hari (setelah makan dan sebelum tidur). Kebanyakan dokter gigi juga akan merekomendasikan bahwa Anda menggunakan dental floss secara teratur juga.

Menghindari makanan ringan dan minuman manisIni adalah jenis makanan dan minuman yang bereaksi dengan plak pada gigi Anda untuk menyebabkan asam. Dengan menghindari makanan bergula dan minuman, pembentukan lubang pada gigi pun dapat dihindari.

Ingatlah, rasa sakit adalah tanda peringatan dari tubuh kita bahwa ada yang tidak beres dalam tubuh. Ini berlaku pula untuk sakit gigi.

Tapi jangan juga menunggu hingga sakit gigi baru Anda mengunjungi dokter gigi. Kunjungilah dokter gigi Anda secara teratur (paling sedikit setiap enam bulan), supaya kesehatan gigi dan mulut Anda bisa diperiksa.

Bukankah mencegah lebih baik dari mengobati?

http://shintiastory.blogspot.com

Rabu, 19 Oktober 2011

Waspada! Diabetes & Darah Tinggi Juga Mengincar Anak-anak

Orangtua seringkali tak menyadari beberapa penyakit yang lazim diderita orang dewasa sekarang ini, juga rentan menyerang anak-anak usia dini. Penyakit itu seperti, diabetes, ginjal, darah tinggi, maag dan lainnya.
Pola makan tak sehat ditengarai menjadi pemicu anak-anak rentan terhadap penyakit tersebut.
Meski jumlah kasusnya masih terbilang sedikit, namun penyakit ini patut diwaspadai setiap orangtua karena dampaknya tidak dirasakan langsung tetapi dalam jangka waktu bertahun tahun kemudian.
Dokter Spesialis Poli Anak RSBT Pangkalpinang, dr H Yasman SPA, menjelaskan penyakit orang dewasa yang sering ditemui pada anak ada dua yaitu, penyakit menular dan penyakit menurun (turunan). Untuk menghindarinya, dr Yasman menyarankan orang tua menghindari penggunaan bahan pengawet dalam menyajikan makanan.
Berikut analisa lengkap dr Yasman yang disampaikan kepada bangkapos.com pada pekan lalu:
PENYAKIT orang dewasa yang sering ditemui pada anak ada dua yaitu, penyakit menular dan penyakit menurun (turunan).
Penyakit turunan, seperti diabetes walapun kedua orangtua anaknya sudah meninggal namun anak masih berisiko untuk tertular penyakit tersebut.
Sedangkan untuk penyakit menular, terjadi jika sang anak tinggal bersama orangtua yang terjangkit penyakit menular, seperti TBC. Orangtua yang menderita penyakit TBC dan tinggal bersama anak-anak mereka maka anak itu akan tertular. Tapi kalau anak tersebut tinggal di luar maka anak tersebut tidak akan tertular.
Penyakit yang banyak ditemui adalah TBC. Penyakit ini biasanya menular karena hubungan dekat antara orangtua dan anak serta keluarga lainnya dalam satu rumah.
Indonesia sebagai negara berkembang mempunyai banyak penyakit menular. Hal ini dikarenakan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan masih kurang. Orangtua sering tidak memberikan anaknya imunisasi sebagai antibodi anak tersebut.

http://shintiastory.blogspot.com